Find Us On Social Media :

Kenali Gejala Psoriasis Pada Kuku Hingga Pengobatan untuk Mengatasinya

Psoriasis pada kuku gejala utamanya adalah perubahan warna pada kutikula.

3. Struktur kuku berubah. Lekukan mungkin terlihat dalam posisi melintang secara horizontal di seluruh kuku atau disebut juga garis Beau.

Kuku juga mungkin akan terlihat lebih tipis sehingga rapuh, serta lapisan tebal di bawahnya terkelupas dan perlahan terpisah dari dasarnya. Mengakibatkan jamur tumbuh di sana.

Ketika gejala psoriasis pada kuku ini, akan membuat pengidapnya merasa tidak nyaman atau nyeri yang memengaruhi cara jalan dan menggunakan tangan.

Bagaimana cara mengobati penyakit psoriasis ini?

Melansir papaa.org, psoriasis pada kuku termasuk salah satu yang sulit untuk ditangani. Namun, bukan berarti tidak ada cara pengobatan yang bisa dilakukan.

Pengidap penyakit ini dapat mencoba menggunakan krim steroid, yang dioleskan secara langsung ke lempengan kuku yang ada di bawah kutikula untuk memperbaiki kondisinya.

Akan tetapi, pengobatan ini hasilnya tidak konsisten dan ada risiko kutikula menipis yang ditandai dengan terlihatnya pembuluh darah halus di permukaan.

Selain itu, jenis psoriasis ini juga bisa ditangani dengan metode pengobatan analog vitamin D, yang cara penggunaannya dioleskan langsung pada kuku yang terdampak.

Mengutip American Academy of Dermatology, bila membutuhkan perawatan yang lebih kuat, dokter kulit mungkin akan menyarankan untuk melakukan pengobatan berikut.

* Menyuntikkan kortikosteroid langsung di kuku atau di dekat area yang terdampak.

Suntikan dilakukan untuk menghilangkan penumpukan di bawah kuku, penebalan, dan kuku yang terlepas.

* PUVA, yakni dengan merendam kuku ke dalam obat yang disebut psoralen dan dibiarkan terpapar sinar matahari. Pengobatan ini lebih cocok bila psoriasis pada kuku menyebabkannya terlepas atau warnanya berubah.

Tipe penyakit psoriasis ini memang terkadang sulit diatasi, sehingga mungkin butuh lebih dari satu pengobatan untuk mendapat hasil maksimal. (*)

Baca Juga: Pengidap Psoriasis Kronis Berisiko Tinggi Terkena Kanker Kulit, Benarkah?