Find Us On Social Media :

Kondisi Putri Raja Thailand Tampak Semakin Mengkhawatirkan, Sudah 3 Minggu Belum Sadarkan Diri

Putri Bajrakitiyabha, anak sulung dari Raja Thailand pingsan karena masalah jantung menurut istana kerajaan Thailand pada Kamis (5/12/2022). Sudah tiga pekan dia tak juga sadarkan diri.

GridHEALTH.id - Belum juga ada tanda-tanda membaik dari Putri Raja Thailand, kenali penyembuhan aritmia jantung ini.

Anak sulung Raja Thailand, Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati, mendapat perawatan di RS setelah ia pingsan secara tiba-tiba.

Reuters melaporkan, peristiwa tersebut terjadi ketika Putri Bajrakitiyabha berada di Provinsi Nakhon Ratchasima, Rabu (14/12/2022).

Putri Bajrakitiyabha Mahidol awalnya jatuh sakit pada Rabu (14/12/2022) malam saat sesi pelatihan anjing militer di Nakhon Ratchasima, utara ibu kota Bangkok.

Dilansir AFP, dikenal di Thailand sebagai "Putri Bha", wanita berusia 44 tahun ini merupakan putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn dan satu-satunya anak dari pernikahan raja.

Putri Bajrakitiyabha belum juga sadarkan diri setelah aritmia jantung parah akibat peradangan setelah infeksi mycoplasma.

setelah tiga bulan dirawat di rumah skait, "Kondisi keseluruhan sang putri, tetap tidak sadarkan diri," kata pihak istana, seperti dilansir Reuters, Senin (09/01/2023).

"Dokter terus memberikan obat-obatan dan menggunakan peralatan untuk mendukung fungsi jantung, paru-paru, dan ginjal serta menggunakan antibiotik sambil memantau kondisinya dengan cermat," tambahnya.

Sakit yang saat ini diidap Putri Raja Thailand tersebut tentunya menjadi banyak pertanyaan orang.

Terlebih, masalah jantung yang jadi salah satu organ manusia terpenting.

Jantung merupakan organ yang sangat penting bagi tubuh, karena berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Baca Juga: Lebih Dalam Memahami Jantung Koroner, Supaya Bisa Medeteksi Gejala Awal dan Mencegahnya

Namun sayangnya, gangguan yang terjadi pada irama jantung atau disebut aritmia ini bisa terjadi pada seseorang. Bahkan siapa saja bisa mengalaminya.