Find Us On Social Media :

Waspada Minyak Goreng Seperti Ini Sebabkan Blood Clot, Pembekuan Darah

Waspada blood clot yang bisa disebabkan minyak goreng nabati. Bisa mengancam nyawa.

GridHEALTH.id - Minyak goreng adalah komoditi manusia sehari-hari untuk memasak makanan. Tapi hati-hati ternyata tidak semua minyak goreng baik. Sebab ada yang bisa menyebabkan blood clot alias pembekuan darah.

Memang pembekuan darah penting, misal saat kita terluka karena sayatan.

Tapi pembekuan darah blood clot di sini berbahaya, bisa mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan cepat.

Sebenarnya pembekuan darah dalam bahasan kali ini adalah gumpalan darah, yang bisa menyebabkan nyeri berdenyut atau kram, bengkak, kemerahan dan kehangatan di kaki atau lengan, sesak napas tiba-tiba, nyeri dada yang tajam (lebih terasa saat menarik napas) dan batuk atau batuk darah.

Bahkan jika blood clot ini masuk ke otak dapat menyebabkan strok dan gumpalan di paru-paru mengakibatkan emboli paru.

Baca Juga: Lieus Sungkharisma Meninggal Dunia karena Serangan Jantung, Kenali Gejala dan Cara Antisipasi Penyakit Jantung Ini

Ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah tersebut.Diet adalah salah satu faktornya. Makanan tertentu yang berlemak dan asin telah diketahui secara luas dapat memicu pembekuan darah.

Waspada Minyak Goreng Nabati

Seorang ahli mengatakan bahwa jenis minyak yang dipakai memasak juga dapat menyebabkan gumpalan yang tidak diinginkan.Ahli gizi di Marvin's Den, Rory Batt, memperingatkan bahwa minyak tertentu harus dihindari.

"Makanan yang digoreng dengan minyak nabati lama kelamaan dapat mendorong proses aterosklerosis (pengerasan dan penyumbatan pembuluh darah) yang menyebabkan pembekuan darah," jelasnya, dikutip dari Republika.co.id (25/01/2023).

Baca Juga: Cara Menentukan Premi Hingga Klaim Asuransi Kesehatan Terbaik Untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Tahu kah, menurut sang ahli, minyak nabati dapat meningkatkan lipoprotein densitas rendah alias kolesterol "jahat".

Minyak tersebut pun menyebabkannya menjadi lipoprotein densitas rendah teroksidasi yang merupakan hal buruk, karena ini adalah kolesterol "jahat" sebenarnya yang menyebabkan kerusakan dinding arteri dan selanjutnya penyumbatan arteri."Sebagian besar minyak nabati mengandung banyak asam lemak omega-6, yang jika kadarnya terlalu banyak dapat menyebabkan peradangan. Selain itu, pemanasan lemak ini dan lainnya dalam minyak dapat mengubah struktur kimianya menjadi sumber pemicu peradangan super," jelas Batt, dilansir laman Express, Selasa (24/2/2023).Nah, peradangan adalah salah satu pemicu utama aterosklerosis. Ini berperan dalam semua tahap perkembangannya, mulai dari saat plak mulai terbentuk, hingga saat menumpuk dan mulai menyumbat arteri.Minyak yang mengandung omega-6 meliputi minyak kanola, kedelai, bunga matahari, dan jagung. Batt menyebutkan sebuah studi yang menunjukkan efek minyak nabati seperti jagung, kedelai, minyak bunga matahari, minyak sawit, dan lainnya pada hewan.