Find Us On Social Media :

Benarkah Kayu Secang Efektif Menurunkan Kadar Asam Urat? Ini Cara Aman Mengonsumsinya!

Kayu secang disebut bermanfaat jaga kadar asam urat, kenali manfaatnya berikut ini.

GridHEALTH.id – Merasakan nyeri luarbiasa hingga mengganggu aktivitas sehari-hari bisa menjadi tanda khas dari serangan asam urat, salah satu kondisi radang sendi.

Penyakit asam urat umum di tengah masyarakat, sudah ada banyak cara yang bisa dilakukan penderitanya untuk mengelola kadar asam urat. Salah satunya dengan memanfaatkan bahan alami dari kayu secang.

Simak ulasan berikut ini, mengenai manfaat dan kandungan kayu secang yang disebut efektif menurunkan kadar asam urat.

Tanda Asam Urat Tinggi

Sebelumnya, bagi yang belum pernah mengalami serangan asam urat, ada beberapa tanda kadar asam urat tinggi yang bisa dikenali, berikut ini diantaranya:

- Kemerahan dan bengkak

- Nyeri di satu atau lebih persendian

- Area yang bengkak terasa panas

Gejala asam urat bisa terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dalam beberapa waktu. Umumnya terjadi di area sendi, mulai dari sendi jempol kaki, kaki, lutut, dan area sendi lainnya.

Manfaat Kayu Secang, Turunkan Kadar Asam Urat?

Kayu secang, dikenal dengan nama latinnya Caesalpinia sappan L., yang sejak zaman dahulu sudah dijadikan sebagai minuman untuk memberikan efek rasa hangat pada tubuh.

Ada berbagai senyawa yang dikandung dari kayu secang ini diyakini berkhasiat untuk kesehatan tubuh, diantaranya:

- Mengandung senyawa antimikroba

Penelitian menunjukkan, kandungan etanol dalamnya dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri sehingga memiliki potensi untuk mengatasi penyakit akibat infeksi bakteri.

Baca Juga: Secang Kekayaan Alam Indonesia Untuk Mengatasi Jerawat dan Asam Urat

- Sumber antioksidan

Selain itu, kayu secang disebut mengandung senyawa fenol, flavonoid, dan terpenoid yang memiliki kemampuan sebagai antioksidan, dimana dapat menghambat terbentuknya radikal bebas yang merusak sel sehingga menghambat terjadinya penuaan dini.

- Menurunkan kadar gula darah

Ekstrak kayu secang dapat meningkatkan metabolisme efek hipoglikemia, salah satu kondisi ketika kadar gula di dalam tubuh menurun.

- Mengatasi jerawat

Kandungan brazilin di dalam kayu secang, dianggap bisa menjadi senyawa yang mampu melawan Propionibacterium, penyebab timbulnya jerawat.

- Menghambat pertumbuhan jamur

Kayu secang juga memiliki senyawa etanol dan methanol yang berpotensi menghambat pertumbuhan jamur penyebab infeksi atau berfungsi sebagai antifungi.

- Mengatasi diare

Ekstrak air rebusan kayu secang dapat menghasilkan senyawa tanin, yang bersifat antidiare sehingga dapat digunakan untuk mengatasi diare.

- Mengandung senyawa antialergi

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung senyawa chalcone, berkhasiat untuk mengurangi gejala alergi.

Senyawa aktif dalam kayu secang disebut mampu menghambat produksi asam urat dalam tubuh. Kandungan ini berasal dari resin, resorsin, brazilin, d-alfa phallandrne, oscimenen, dan minyak atsiri.

Cara Konsumsi Kayu Secang

Ingin memanfaatkan kayu secang sebagai penurun kadar asam urat, bisa menggunakan batang kayu atau empulurnya yang kemudian diserut atau dipotong kecil-kecil, nantinya akan menghasilkan pigmen berwarna merah.

Umumnya kayu secang dijadikan sebagai minuman herbal atau wedang, cara mengolah dan mengonsumsinya pun mudah. Cukup awal dengan mencuci kayu secang kemudian direbus hingga mendidih.

Perlu diingat, jangan merebusnya lebih dari 45 menit karena dapat menghilangkan kandungannya. Bisa juga divariasikan dengan tambahan beberapa rempah lainnya, seperti cengkeh, kapulaga, kayu manis, dan serai.

Jika ingin bisa ditambahkan madu sebagai penambah cita rasa. Kemudian bisa langsung dinikmati, biasanya untuk menghangatkan badan saat cuaca dingin. (*)

Baca Juga: Minum Rebusan Serutan Kayu Secang, Asam Urat Tinggi Cepat Minggir