GridHEATH.id - Peningkatan kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia nampaknya kian mengkhawatirkan.
Hal itu terbukti dengan banyaknya daerah dari risiko sedang (zona oranye) yang kini berubah status menjadi zona risiko tinggi (zona merah) Covid-19.
Kabar tidak mengnakan ini pun diumumkan langsung oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito saat jumpa pers yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (22/9/2020).
Menurutnya sebanyak ada 38 kabupaten/kota yang mengalami perubahan dari zona oranye ke zona merah penularan Covid-19 dalam sepekan terakhir.
"38 kabupaten/kota mengalami perubahan dari zona sedang ke zona tinggi," kata Wiku dalam jumpa pers yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (22/9/2020).
Dengan perubahan ini, maka jumlah zona merah Covid-19 di Indonesia otomatis naik menjadi 58 kabupaten/kota.
Pada pekan sebelumnya jumlah zona merah hanya 41 kabupaten/kota.
Baca Juga: Waspada Hipotensi Kehamilan, Terutama Saat Hamil Muda, Kopi dan Teh Bukan Solusi Terbaik
Baca Juga: China Sukses Kontrol Virus Corona dengan Cara Seperti Ini, Pemimpin Faktor Pertama
Zonasi ini disusun berdasarkan tiga indikator, yakni epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan.
Dari tiga indikator tersebut, pemerintah menetapkan zonasi merah (risiko tinggi), oranye (risiko sedang), kuning (risiko rendah), dan hijau (tanpa kasus).
Daftar lengkap zonasi tiap daerah dapat dilihat di situs Covid19.go.id.
Wiku pun meminta pemerintah daerah yang berada di zona merah untuk terus berupaya keras menekan penyebaran Covid-19 dengan menggencarkan tes, pelacakan serta perawatan pasien.
Baca Juga: Harga 5 Kandidat Vaksin Covid-19 di Dunia, Termurah Rp 584 Ribu, Termahal Rp 2,1 Juta
Di sisi lain, ia juga meminta masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan Covid-19, yakni mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
"Mari kita berjuang bersama memutus mata rantai penyebaran virus ini dan jangan saling menyalahkan. Mari kita saling bergotong-royong melindungi sesama kita sehingga kita betul-betul bisa bebas dari Covid-19," ujar Wiku.
Baca Juga: Pemakai Kacamata Jangan Terlena, Virus Corona Tetap Bisa Menular Lewat Mata Mata, Begini Caranya
Berikut ini daftar 38 kabupaten/ kota yang berubah dari zona oranye menjadi zona merah dalam sepekan terakhir:
Aceh: Aceh Selatan, Simeulue dan Kota Banda Aceh
Sumatera Utara: Langkat, Binjai, Kota Tebing Tinggi
Sumatera Barat: Pesisir Selatan, Agam, Kota Padang, Kota Bukittinggi
Baca Juga: Banjir di Tengah Pandemi Covid-19, Wagub DKI: 'Kami Menyiapkan Penampungan Dua Kali Lipat'
Riau: Pelalawan, Dumai
Sumatera Selatan: Lahat
DKI Jakarta: Jakarta Selatan
Jawa Barat: Karawang, Kota Cirebon, Kota Bekasi
Jawa Timur: Probolinggo, Mojokerto, Kota Probolinggo, Kota Batu
Banten: Tangerang, Kota Cilegon, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang
Baca Juga: Keluarga Akui Nunung Positif Covid-19, Awalnya Hilang Penciuman Sampai Badan Sakit Semua
Bali: Tabanan
Kalimantan Tengah: Kotawaringin Timur, Barito Selatan
Kalimantan Selatan: Balangan
Baca Juga: Update Covid-19; Hanya Tersisa 20 Kabupaten/Kota yang Bebas Covid-19 di Indonesia.
Kalimantan Timur: Kukar
Sulawesi Selatan: Kabupaten Kepulauan Selayar
Gorontalo: Bone Bolango
Papua: Mimika, Kota Jayapura
Papua Barat: Manokwari, Teluk Bintuni, Kota Sorong.(*)
Baca Juga: Pertimbangan Logis Cerdas Sebaiknya Mengenakan Masker Saat di Dalam Mobil, Walau Sendirian
#berantasstunting
#hadapicorona
Source | : | Kompas.com,covid19.go.id |
Penulis | : | Anjar Saputra |
Editor | : | Soesanti Harini Hartono |
Komentar