GridHEALTH.id - Hepatitis adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan peradangan hati.
Penyakit infeksi ini umumnya disebabkan infeksi virus atau kerusakan hati yang disebabkan oleh minum alkohol.
Ada beberapa jenis hepatitis, diantaranya hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C, hepatitis D, hepatitis E, hepatitis alkoholik dan hepatitis autoimun.
Baca Juga: Obat Covid-19 Molnupiravir Efektif Sembuhkan Orang yang Memiliki Komorbid
Untuk penyebarannya dikutip dari Medlineplus.gov (29/9/2021), bahwa hepatitis A dan hepatitis E biasanya menyebar melalui kontak dengan makanan atau air yang terkontaminasi dengan tinja orang yang terinfeksi.
Seseorang juga bisa terkena hepatitis E karena makan daging babi, rusa, atau kerang yang kurang matang.
Hepatitis B, hepatitis C, dan hepatitis D menyebar melalui kontak dengan darah seseorang yang mengidap penyakit tersebut. Hepatitis B dan D juga dapat menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh lainnya.
Ini bisa terjadi dalam banyak cara, seperti berbagi jarum suntik narkoba atau berhubungan seks tanpa kondom.
Baca Juga: Miliki Riwayat Hepatitis, Jerinx Divaksin Covid-19, Ini yang Dirasakannya Setelah Disuntik
Beberapa jenis hepatitis akan berlalu tanpa masalah serius, sementara yang lain dapat bertahan lama (kronis) dan menyebabkan jaringan parut pada hati (sirosis), hilangnya fungsi hati dan, dalam beberapa kasus, kanker hati.
Hepatitis jangka pendek (akut) seringkali tidak menunjukkan gejala yang nyata, jadi mereka yang mengalaminya mungkin tidak menyadari bahwa ia sendiri mengidapnya.
Namun hepatitis bisa berkembang dan menimbulkan beberapa gejala.
Dilansir dari nhs.uk (4/2/2019), berikut gejala hepatitis yang memandakan bahwa penyakit tersebut sudah berkembang (kronis):
- Nyeri otot dan sendi
- Suhu tinggi
- Merasa dan sakit
- Merasa sangat lelah sepanjang waktu
Baca Juga: 6 Penyandang Diabetes Ini Berisiko Tinggi Terkena Komplikasi Mata
- Perasaan tidak sehat secara umum
- Kehilangan selera makan
- Sakit perut
- Urin berwarna gelap
- Kotoran pucat, berwarna abu-abu
- Kulit yang gatal
- Menguningnya mata dan kulit (jaundice)
Baca Juga: Sembuh dari Hepatitis C, Gary Iskak Kembali Seperti Anak Kecil
Hepatitis jangka panjang (kronis) juga mungkin tidak memiliki gejala yang jelas sampai hati berhenti bekerja dengan baik (gagal hati) dan hanya dapat diketahui selama tes darah.
Pada tahap selanjutnya dapat menyebabkan penyakit kuning, pembengkakan di kaki, pergelangan kaki dan kaki, kebingungan, dan darah di tinja atau muntah.
Karenanya temui dokter jika dirasa memiliki gejala yang persisten atau mengganggu yang menurut kita dapat disebabkan oleh hepatitis.(*)
Baca Juga: Gejala Umum Hepatitis, Infeksi Virus yang Sebabkan Peradangan Hati
#berantasstunting
#hadapicorona
#BijakGGL
Source | : | Nhs.uk,Medlineplus.gov |
Penulis | : | Anjar Saputra |
Editor | : | Gazali Solahuddin |
Komentar