GridHEALTH.id - Umumnya masyarakat hanya mengetahui bahwa tekanan daraj tinggi bisa berfek pada masalah kesehatan saja.
Semisa, penyakit jantung, gagal ginjal, stroke.
Padahal gegera darah tinggi, masalah seks pun bisa terjadi.
Salah satu yang paling berat adalah, darah tinggi bisa sebabkan ketidak suburan pada pria.
Ingat, banyak diantara kita tidak sadar telah menjadi penyintas darah tinggi, karenanya darah tinggi disebut juga the silent killer, yang juga dapat diartikan membunuh kesuburan bahkan kejantanan pria.
Pada penelitian yang dilakukan di Stanford Hospital pada 2011, diketahui pria yang memiliki sperma abnormal juga memiliki masalah kesehatan lainnya.
Penyakit jantung, masalah pembuluh darah dan tekanan darah memainkan peran penting dalam kualitas sperma. Gaya hidup menjadi penyebab utama dalam hal ini.
Salah satu faktor yang mengganggu kehidupan seksual seorang pria yang disebabkan oleh hipertensi adalah disfungsi ereksi.
Disfungsi ereksi atau biasa kita kenal dengan impoten merupakan salah satu gangguan yang dialami oleh pria sehingga tidak mencapai kepuasan seksual.Keharmonisan keluarga menjadi hal yang juga terancam dalam hal ini.
Baca Juga: Healthy Move, Tanpa Lompat-lompat, Ini Cara Memotivasi Orang Obesitas Agar Mau Olahraga Teratur
“Hipertensi membuat proses penebalan dan pengerasan dinding pembuluh darah termasuk pembuluh darah yang berperan dalam proses ereksi,” ujar dr. Tunggul D. Situmorang, Sp.PD-KGH, ahli ginjal hipertensi, dilansir dari Nakita.id (18/05/2016).
Menurut dr. Tunggul ada banyak hal yang cukup kompleks yang menybabkan disfungsi ereksi.
Angka kejadian tidak subur dan hipertensi ini cukup tinggi lo.
Sebuah penelitian yang dibuat di Amerika pada 2004 mengungkapkan dari 3906 responden yang menderita hipertensi terdapat 67% terserang disfungsi ereksi.
Lalu, bagaimana dengan di Indonesia?
Dokter Tunggul mengatakan belum ada survei atau data yang mengungkapkan masalah ini di Indonesia sebab sulit untuk mendata penyakit ini.
Menurut pendapat lainnya, melansir dari laman HealthDay (31/12/2020), tekanan darah tinggi dapat memperlambat suplai darah ke penis.
Sebuah survei terhadap 104 pria penyandang hipertensi, yang diterbitkan dalam The Journal of Urology, menemukan bahwa sebagian besar dari mereka, sekitar 71 %, memiliki beberapa bentuk disfungsi ereksi (DE).
Dimana untuk 47 pria, hampir setengahnya, mengalami masalahnya yang parah.
Baca Juga: Tips Menjaga Stamina Saat Mudik Agar Tetap Fit Selama Perjalanan
Masalah Seks Pada Perempuan Gegera Darah Tinggi
Sementara itu, wanita penyandang hipertensi pun tak terlepas dari risiko penyakitnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti mulai memahami bahwa tekanan darah tinggi juga berdampak pada seksualitas wanita.
Sebuah penelitian terhadap 640 wanita, yang diterbitkan dalam The American Journal of Hypertension edisi Juni 2000, menemukan bahwa wanita penyandang hipertensi secara signifikan lebih mungkin menderita nyeri selama hubungan seksual dibandingkan yang lain.
Mereka juga lebih mungkin mengalami penurunan pelumasan vagina dan kesulitan mencapai orgasme.
Hal ini tentu perlu diwaspadai dan baiknya segera diatasi.
Sebab jika gangguan hipertensi tersebut muncul, hubungan suami istri yang dimiliki bisa jadi kurang harmonis.
Karenanya jika kita didiagnosis sebagai penyandang hipertensi, mulailah untuk mengelola penyaktnya dengan baik.
Jadi kuncinya jangan abaikan tekanan darah tinggi.
Mereka yang berisiko mengalami masalah tekanan darah tinggi sebaiknya rutin cek tekanan darah tinggi dan ke dokter.
Siapa yang berisiko?
* Pemilik tubuh gemuk
* Tidak pernah atau jarang olahraga
* Memiliki riwayat darah tinggi pada keluarga
* Sering begadang.(*)
Baca Juga: Eks Jubir Covid Dokter Achmad Yurianto Harus Dirawat Karena Kanker Usus Besar, Waspadai Gejalanya
Penulis | : | Gazali Solahuddin |
Editor | : | Gazali Solahuddin |
Komentar