Solusi: Minum banyak cairan, gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara, dan konsumsi obat flu yang direkomendasikan dokter.
Ketegangan otot atau cedera pada leher juga bisa menyebabkan rasa sakit saat menelan.
Kondisi ini sering terjadi setelah aktivitas berat atau postur tubuh yang buruk.
Solusi: Gunakan kompres hangat atau dingin untuk meredakan nyeri, serta lakukan peregangan ringan untuk mengurangi ketegangan otot.
Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat menyebabkan rasa sakit saat menelan.
Selain nyeri, GERD juga sering disertai sensasi terbakar di dada dan rasa asam di mulut.
Solusi: Hindari makanan pedas, asam, dan berlemak. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan obat antasida atau penghambat asam lambung.
Jika rasa sakit saat menelan disertai gejala seperti demam tinggi, kesulitan bernapas, pembengkakan leher yang ekstrem, atau berlangsung lebih dari satu minggu, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Leher sakit saat menelan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi tenggorokan hingga gangguan pencernaan seperti GERD.
Dengan mengenali penyebabnya, Anda dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya.
Jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika kondisi tidak membaik atau semakin parah. (*)
Baca Juga: Asam Urat Menyerang Tubuh Bagian Mana? Ternyata Bukan Cuma Leher
Penulis | : | Ratnaningtyas Winahyu |
Editor | : | Ratnaningtyas Winahyu |
Komentar