Find Us On Social Media :

Menurunkan Berat Badan Mudah Dengan 9 Trik Diet Ini, Buktikan!

Salah satu trik mencapai penurunan berat badan yang sehat adalah tidak melewatkan sarapan.

GridHEALTH.id - Dalam kebanyakan kasus, berjuang melawan kelebihan berat badan tetap merupakan lingkaran setan.

Baca Juga : Diet Plenetarian, Tren Baru Pola Makan Sehat Peduli Lingkungan

Seperti yang sering dikatakan para ahli diet, alasan pertama dan paling penting untuk gagal menurunkan berat badan adalah saat memulai diet.

Namun, betapapun sulit untuk bangun dan memulainya,kesadaran makan sehat harus dianut sebagai gaya hidup.

Seseorang yang makan dengan sehat tidak akan mengalami masalah kelebihan berat badan.

Jadi, berikut adalah beberapa tips dan trik-trik yang akan membantu kita mencapai penurunan berat badan yang sehat seperti disarankan dokter Halit Yerebakan, editor kesehatan di laman The Daily Sabah;

1. Jangan pernah melewatkan sarapan

Mereka yang tidak berkonsultasi dengan profesional atau tidak tahu apa yang harus mereka lakukan umumnya cenderung melewatkan sarapan.

Namun, sarapan setiap pagi harus menjadi bagian penting dari gaya hidup. Seseorang yang melewatkan sarapan membuat kesalahan kedua dengan makan lebih dari yang dibutuhkan saat makan siang.

Memulai hari dengan sarapan akan membuat tubuh dan metabolisme mulai bekerja secara bersamaan.

Baca Juga : Cara Usir Bosan Menunggu Dokter, Mulai Membaca Sampai Nonton Film

Perut menjadi kosong dalam waktu empat jam tidak peduli apa yang dimakan. Karena itu, camilan yang dikonsumsi di antara waktu makan adalah penting.

Ketika kita menjaga periode antara waktu makan kurang dari empat jam, kita bisa merasa kenyang dengan makan lebih sedikit karena perut kita tidak akan pernah benar-benar kosong.

Baca Juga : BPOM Menarik Peredaran Lima Obat Darah Tinggi, Ini Dia Daftarnya

2.   Perhatikan suhu air minum

Ilmuwan Jerman yang mempelajari perbedaan antara minum air dingin dan air pada suhu sekitar muncul dengan hasil yang menarik.  

Menurut penelitian mereka, minum air dingin mempercepat metabolisme lebih dari air minum pada suhu kamar.  

Penelitian ini juga menemukan bahwa minum 10 gelas air dingin sehari dapat meningkatkan metabolisme sekitar 50 kalori setiap hari.

Jadi jika ingin menurunkan berat badan, lebih banyaklah minum air (putih) dingin.  

 3. Berjalan adalah suatu keharusan 

Berbagai penelitian yang dilakukan pada subjek mengungkapkan bahwa berlari 1,6 km (sekitar 1 mil) dalam 10 menit membuat tubuh membakar 566 hingga 839 kalori dalam satu jam. 

Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa seseorang yang berlari dengan kecepatan seperti ini terus membakar kalori untuk sisa hari itu (kecuali mereka makan sepotong kue dan lain-lain, tentu saja).  

Jika ingin tetap membakar kalori setelah berolahraga, terapkan aturan setengahnya.  Dengan kata lain, kita harus berjalan setengah dari waktu yang kita habiskan untuk berlari dalam menyelesaikan latihan harian kita.

Baca Juga : Agar Tidak Keliru, Kenali Ciri Sakit Pinggang Karena Gangguan Ginjal

4. Hati-hati dengan camilan

Cobalah untuk menjauh dari camilan berkalori tinggi dan waspadai apa yang dimakan.

Kacang-kacangan dan buah-buahan kering adalah makanan ringan yang paling disuka, padahal kalorinya tinggi. Misalnya, 100 gram biji bunga matahari memiliki rata-rata 600 kalori.

Jika ingin menjauhkan diri dari makanan kaya kalori seperti itu, kita dapat membuat daftar makanan ringan tidak berbahaya yang disukai dan hanya membeli yang itu. 

Baca Juga : 5 Gaya Bercinta Dijamin Bikin Pasangan Puas, Hanya Butuh 10 Menit!

5. Jaga tingkat energi 

Nutrisi yang buruk atau makan kurang dari yang kita butuhkan dapat menurunkan energi.  Untuk menghindari glukosa darah rendah dan melindungi energi, diet harus seimbang dalam hal asupan protein dan karbohidrat. 

Karena kemajuan teknologi, jutaan orang bekerja terpaku di tempat duduk mereka selama berjam-jam, yang mengarah pada stres kronis dan kelelahan.  

Berkat studi baru, kita sekarang memiliki beberapa solusi untuk faktor paling umum yang menyebabkan tingkat energi rendah.  

Sebagian besar dari kita mengatakan "Saya tidak punya waktu karena jadwal saya yang sibuk" sebagai alasan, yang mengarah pada gaya hidup yang kurang gerak dan memperlambat metabolisme.

Oleh karena itu, beralih ke gaya hidup aktif sekaligus dapat mempercepat target penurunan berat badan.Lagipula, diet yang seimbang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga tingkat energi tetap tinggi.

6. Perhatikan sensitivitas gluten 

Meskipun lebih dari 25%orang memiliki sensitivitas terhadap gluten, hanya 1 % dari mereka yang menyadari masalah ini.  

Baca Juga : Boleh Dicoba, Empat Posisi Hubungan Intim Agar Hamil Anak Kembar!

“Jika mengalami kembung atau sembelit setelah makan alih-alih merasa berenergi, Anda mungkin peka terhadap gluten,” kata Yebarkan.  

Kepekaan makanan yang tidak terdiagnosis (seperti gluten) dapat menyebabkan peradangan di usus dan mencegah pencernaan menyerap nutrisi-nutrisi penting seperti zat besi. 

Zat besi adalah unsur utama hemoglobin dalam sel darah merah, yang membawa oksigen ke semua sel.  Jadi, kelelahan adalah konsekuensi tak terelakkan dari kekurangan zat besi.

Solusi terbaik untuk mencegah hal ini (bagi mereka yang peka terhadap gluten) adalah menerapkan diet bebas gluten yang meningkatkan asupan dan pencernaan zat besi.

Baca Juga : Begini Cara Kenali Kebutuhan Emosi Anak Agar Tak Jadi Anak Nakal

7. Jangan sampai kelaparan

Aturan pertama untuk menjaga tingkat energi bisa tinggi sepanjang hari adalah tidak tetap lapar. Nutrisi yang buruk atau makan kurang dari yang dibutuhkan menurunkan tingkat energi.

Karena itu, untuk menghindari glukosa darah rendah dan melindungi energi, kita harus mengonsumsi makanan dengan jumlah karbohidrat yang sedikit. 

Makan makanan kaya serat sangat berharga untuk kesehatan sistem pencernaan.  Kita juga harus memasukkan makanan biji-bijian dan buah-buahan dan sayuran yang kaya serat untuk diet. 

8. Rawatlah organ hati 

Hati adalah pembangkit tenaga tubuh karena mengendalikan dan mengatur tingkat energi.

Makanan yang tidak sehat, minuman manis dan rokok membuat hati lebih sulit untuk membersihkan racun atau zat berbahaya dalam tubuh, dan penumpukan racun dalam tubuh dapat menyebabkan kelelahan.

Baca Juga :  Mandi Air Hangat Bantu Turunkan Kolesterol dan Kadar Gula Darah

9. Makan makanan kaya protein

Pilih sumber protein berkualitas tinggi yang baik. Gabungkan protein dan karbohidrat di setiap makanan dan camilan.

Protein membantu mencegah kenaikan kadar gula darah setelah makan. Sumber protein yang baik termasuk ayam, ikan, daging tanpa lemak, produk susu rendah lemak dan kacang-kacangan.

Baca Juga : Orang Indonesia Tak Bisa Jauh Dari Gorengan, Ini Porsi yang Dibolehkan

Juga, perlu diingat bahwa minum 2,5 hingga 3,7 liter air per hari untuk pria dan 2 hingga 2,7 liter air untuk wanita sangat penting. (*)