Find Us On Social Media :

Banyak Pasien Terduga Kanker Enggan Dibiopsi, Padahal Ini Manfaatnya

By Soesanti Harini Hartono, Minggu, 2 Februari 2020 | 15:33 WIB

Biopsi merupakan prosedur pengobatan kanker yang wajib dilakukan demi penegakan diagnosis kanker.

GridHEALTH.id - Riset Kesehatan Dasar Kemenkes tahun 2018 menunjukkan, prevalensi kanker di Indonesia mencapai 1,79% per 1.000 penduduk.

Baca Juga: Waspada, Pria Lebih Rentan Terkena Kanker Hati Karena Alasan Ini

Ini berarti kanker masih menjadi salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas terbanyak.

Bila salah seorang terduga kanker, bagian dari pengobatan yang lazim dilakukan adalah biopsi. 

Namun banyak pasien kanker yang menolak dilakukannya tahapan ini. Salah satunya terkait anggapan bahwa biopsi bisa memicu pertumbuhan sel kanker baru.

Sejatinya biopsi merupakan sebuah prosedur medis yang digunakan untuk mendeteksi ketidaknormalan pada jaringan tubuh dengan menggunakan mikroskop.

Prosedur ini dilakukan oleh dokter untuk mengetahui gambaran bentuk jaringan tubuh dan mendiagnosis penyakit tertentu, seperti kanker.

Baca Juga: Wabah Virus Corona Semakin Heboh, Pemerintah China Dituding Diam-diam Mengremasi Korban Tewas

Biopsi merupakan proses pengambilan jaringan sel untuk kemudian di tes di laboratorium oleh dokter patologi anatomi.