Find Us On Social Media :

World Cancer Day, Kisah Mengharukan Bayi 4 Bulan Terkena Kanker Otak yang Berhasil Sembuh

Si ibu berterima kasih pada pihak rumah sakit

GridHEALTH.id - Meskipun bukan kerabat, hati siapa yang tak akan hancur melihat penderitaan seorang bayi yang menderita kanker otak.

Baca Juga: Banyak Pasien Terduga Kanker Enggan Dibiopsi, Padahal Ini Manfaatnya

Bersamaan dengan World Cancer Day atau Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap tanggal 4 Februari, kisah ini mungkin bisa menginspirasi.

Tampak seorang bayi berusia 4 bulan viral di internet, ketika dia mampu berjuang dan membebaskan dirinya dari penyakit kanker yang dideritanya. Video ini tentu saja membuat banyak orang terharu.

Dikutip Times of India, Lilian dilahirkan sebagai bayi yang sehat pada 5 September 2019 lalu.

Namun sayangnya, salah satu perawat memperhatikan bayi itu tidak menggerakkan anggota tubuhnya. Akhirnya, dokter dan perawat melakukan pemeriksaan pada bayi ini.

Baca Juga: Parfum Mobil Berbahaya Bagi Kesehatan Bila Salah Meletakkan, Kok Bisa?

Laporan MRI mendapati ada sesuatu yang tidak beres pada batang otak Lilian. Diagnosis lebih lanjut mengungkapkan bahwa saat lahir, Lilian menderita tumor otak Glioma stadium 3/4.

Lilian yang malang itu kemudian menjalani perawatan khusus. Dalam waktu singkat, tumor sudah menyebar ke sumsum tulang belakangnya, sehingga mempengaruhi anggota tubuh dan gerakannya.

 alam tiga bulan pertama Lilian menjalani perawatan yang ketat dan rumit, termasuk melakukan operasi dan kemoterapi.

Baca Juga: Obat Ambeien yang Mudah dan Murah, Bisa Lakukan Sendiri di Rumah

Pada bulan November 2019, tumor yang ada pada bayi tersebut diangkat kemudian pada 25 Januari 2020, saat usianya hampir 4 bulan, bayi Lilian akhirnya dinyatakan bebas dari kanker.

Momen mengharukan tersebut sempat diabadikan orangtua Lilian dalam sebuah video yang diunggah di media sosial untuk berterima kasih kepada semua orang yang telah membantu mereka. Dalam video yang diunggah di Facebook, sang ibu menulis;

"Kami sangat berterima kasih atas semua yang telah kalian lakukan. Kami hampir kehilangan segalanya dan dalam perjalanan ini kalian luar biasa," kata Borden kepada staf rumah sakit.

Pada unggahannya tersebut, ibu dari Lilian juga menyatakan rasa bersalahnya ketika mengetahui putrinya menderita penyakit yang parah.

Baca Juga: Begini Cara Kenali Kebutuhan Emosi Anak Agar Tak Jadi Anak Nakal

"Aku merasa hancur. Kupikir sebagai seorang wanita, sebagai ibu, kaulah yang melahirkan anak itu, kamu akan merasa sangat bersalah. Kamu merasa kamu penyebab atas semua ini. Dan ketika para dokter melihat dan mengatakan, 'ini hanya nasib buruk'. Saya pikir itu lebih menghancurkan karena sebagai manusia kita bahkan tidak dapat menyalahkan diri sendiri."

Selain itu, ia juga berharap putrinya dapat tumbuh sehat dan menikmati masa kanak-kanaknya dengan normal. Ia berharap dengan membagikan kisah putrinya, dapat memberikan semangat dan harapan pada orang lain yang memiliki nasib yang sama.

Baca Juga: Tips Memilih Teether Saat Fase Oral, Bisa Sekaligus Menstimulasi

"Saya harap (Lily) membagikan kisahnya, untuk memberi tahu orang bahwa ada harapan. Saya harap dia dapat menginspirasi orang lain untuk terus berjuang dalam pertarungan yang baik dan tidak menyerah." (*)

#berantasstunting