Find Us On Social Media :

Hati-Hati Gunakan Cairan Pembersih Tangan, Pria Ini Uji Coba Hand Sanitizer dengan Api Nyatanya Terbakar

Viral video hand sanitizer diuji bakar

GridHealth.id - Hand sanitizer merupakan alternatif lain yang bisa kita gunakan agar tangan jadi bersih dan terbebas dari penyebaran virus corona (Covid-19).

Salah satu kandungan hand sanitizer yang efektif bunuh kuman, bakteri, dan virus adalah alkohol.

Baca Juga: Masyarakat Masih Banyak Tak Paham Soal Virus Corona, Ini Penjelasan Lengkapnya

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan dengan alkohol setidaknya 60% dapat membantu kita menghindari sakit dan menyebarkan kuman ke orang lain. 

Meski begitu, tak dipungkiri ternyata hand sanitizer dengan kandungan alkohol berbahaya apabila terkena api.

Baca Juga: Update Covid-19; FDA Mengeluarkan Peringatan Prihal Alat Tes Covid-19 yang Beredar, Indikasi Penipuan dan Palsu

Seperti pada video beredar belakangan ini, yang mana terdapat seorang pria tengah melakukan uji coba hand sanitizer dengan kandungan alkohol 40% ke sumber api.

Awalnya, pria pada video berdurasi 1:47 itu, menjelaskan bahwa ia mendapati berita yang menyebutkan terdapat seorang wanita yang menggunakan hand sanitizer, lalu dengan tidak sengaja wanita tersebut menggunakan kompor sehingga menyebabkan luka bakar hebat di kedua tangannya.

Baca Juga: Solusi dari BNPB atas Kelangkaan dan Mahalnya Desinfektan, Bisa Buat Sendiri di Rumah tanpa Pemutih dan Detergen juga Obat Pel

"Ada berita seorang ibu habis membilas tangannya dengan hand sanitizer, tidak sadar langsung menyalakan kompor, dan yang terjadi kedua tangannya terbakar hebat."

Oleh sebab itu, pria dalam video membuktikan kebenaran hand sanitizer dengan kandungan alkohol berbahaya bagi api dengan melakukan uji coba.

"Sekarang kita buktikan, apa betul hand sanitizer ini sangat berbahaya bagi api"

Pertama, pria tersebut mengeluarkan cairan hand sanitizer ke dalam wadah dan mengoleskannya pada lidi.

Baca Juga: Pesawat Hercules C-130 Mendarat, 105.000 Alat Pelindung Diri Siap Disebar ke Seluruh Tanah Air

Kemudian, ia membakar lidi tersebut dan lidi ditemukan terbakar dalam durasi yang singkat.

Ketika ia meletakan api di dalam wadah berisikan hand sanitizer, secara langsung api menyala dengan cukup besar.

"Karena di dalam hand sanitizer ini ada alkohol kandungan 70%, sedangkan 40% saja dinyalakan sudah menyala, apalagi 70%,"

Sebagai penutup, pria tersebut menyarankan kita untuk hati-hati apabila menggunakan hand sanitizer dengan tidak mendekati sumber api sebelum tangan kering sempurna.

"Jadi hati-hati ya, habis membilas tangan (menggunakan hand sanitizer) jangan nyalakan rokok, atau menyalakan kompor, intinya jangan dekat-dekat sumber api sebelum tangan kita kering betul." tutupnya.

Baca Juga: Indonesia Harus Waspada, Jangan Sampai Seperti Negara Ini Saat Hadapi Corona Mengalami Krisis Air Bersih

Dalam hal ini, Tim Keselamatan Kebakaran telah melakukan test skala kecil di William J. Hughes Techical Center, untuk mengetahui karakteristik hand santizer berbasis alkohol, dan hasil menunjukkan bahwa hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60% terbukti mudah terbakar.

Tak hanya itu, melansir safety.lovetoknow.com, hand sanitizer juga berpotensi menimbulkan risiko keracunan alkohol, terutama bagi anak-anak.

Baca Juga: Ridwan Kamil Gerak Cepat, Ini 3 Lokasi Rapid Test Covid-19 di Jawa Barat

Menurut Dr. Sanjay Gupta, ahli bedah saraf, botol pembersih tangan dua ons mengandung 62 persen etil alkohol, atau setara dengan empat suntikan vodka.

Baca Juga: Rajin Olahraga, Andrea Dian Ceritakan Penyakitnya Usai Positif Terinfeksi Virus Corona: 'Aku Punya Autoimun'

Pada konsentrasi itu, bahkan dosis kecil bisa berbahaya jika tertelan, menyebabkan pusing, bicara tidak jelas, sakit kepala, dan bahkan kerusakan otak atau kematian dalam kasus-kasus ekstrem.

Baca Juga: Indonesia Hindari Lockdown, Apakah Herd Immunity Akan Jadi Skenario?

Oleh sebab itu, meski menggunakan hand sanitizer untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), tetapi kita juga harus waspada dan berhati-hati lagi, sebab kita tidak tahu kapan dan dimana marabahaya bisa terjadi.(*)

 #berantasstunting #hadapicorona