Find Us On Social Media :

'Quarantine 15', Berat Badan Melonjak Karena di Rumah Saja Selama Pandemi Covid-19, Ini Cara Mengatasinya

By Soesanti Harini Hartono, Rabu, 13 Mei 2020 | 19:15 WIB

Dampak tinggal terus di rumah selama pandemi Covid-19 membuat stres yang bisa mendorong kita makan terus.

 

GridHEALTH.id – Akibat harus di rumah saja (isolasi mandiri) selama pandemi Covid-19 berlangsung seringkali hal ini menimbulkan stres.

Pada sebagian orang, stres menjadi pendorong untuk makan berlebihan. Akibatnya berat badan jadi naik.

Kondisi ini dikenal dengan istilah quarantine 15. Quarantine 15 adalah istilah yang merujuk pada kenaikan berat badan sebesar 15 pon atau 6,8 kilogram.

Melansir Psychology Today, studi telah membuktikan, tingkat keparahan pemicu stres memengaruhi gangguan pola makan.

Stres yang kronis disebut terkait dengan preferensi atau pemilihan jenis makanan yang tinggi gula, karbohidrat, dan lemak.

Penelitian dengan objek hewan yang dikerjakan ahli dari Yale University AS menemukan, pola konsumsi protein pada objek penelitian berubah menjadi gula dalam kondisi tertekan atau terancam.

Baca Juga: Diam di Rumah Akibat Pandemi Covid-19 Berdampak Kehamilan Tidak Direncanakan, Apa yang Harus Dilakukan?

Baca Juga: Tidak Disangka, Ternyata Ini Sebabnya Gorengan Paling Dicari Saat Berbuka

Tak pelak, saat stres kita juga cenderung menginginkan gula, lemak, dan karbohidrat untuk meningkatkan energi dan kewaspadaan.