Find Us On Social Media :

Heboh Apoteker Tidak Bisa Baca Tulisan Dokter hingga Bikin Pasien Tak Sadarkan Diri, Begini Teknik Penulisan Resep Obat yang Tak Boleh Sembarangan Dilakukan

Teknik penulisan resep obat yang tidak boleh sembarangan

GridHEALTH.id - Belakangan ini heboh kasus dua apoteker di Medan yang dipenjara akibat kedapatan tidak bis membaca tulisan dokter di resep obat.

Padahal berdasarkan PerMenKes No. 26/MenKes/Per/I/81 Bab III tentang Resep dan KepMenKes No. 28/MenKes/SK/U/98 Bab II tentang Resep, ada beberapa teknik penulisan resep obat.

Baca Juga: 2 Apoteker Dipenjara karena Tak Bisa Baca Resep Obat, Inilah Beberapa Alasan Tulisan Dokter Sulit Dibaca

Teknik penulisan resep obat ini tak boleh dilakukan sembarangan.

Bukan karena tak bisa membaca tulisan dokter tersebut, rupanya kedua apoteker ini membuat sang pasien tak sadarkan diri usai mengonsumsi obat yang diberikan.

Baca Juga: Dinilai Tak Efektif hingga Didesak Lockdown Total, Satgas Covid-19: 'Prinsipnya, PPKM dan PSBB Adalah Sama'

Usut punya usut, kedua apoteker ini awalnya ragu dengan tulisan dokter di resep yang sulit terbaca.