Find Us On Social Media :

Jadi Alasan Indra Bekti Melakukan Diet, Bukan Hanya Diabetes hingga Kolesterol, Ternyata Beberapa Penyakit ini Bisa Menyerang Orang Gemuk

Indra Bekti jalani program diet karena takut masalah kesehatan ini

GridHEALTH.id - Indra Bekti akhirnya memilih untuk diet, ternyata beberapa penyakit ini memang bisa menyerang tubuh orang gemuk.

Pembawa acara Indra Bekti sedang menjalani program diet bersama istrinya, Aldilla Jelita.

Dia sukses menurunkan 10 kilogram bobot tubuhnya, sementara sang istri sekitar 20 kilogram.

Pria kelahiran 28 Desember 1977 itu menuturkan, salah satu alasannya diet karena khawatir dengan kesehatannya.

Menurutnya, ada beragam penyakit yang mengintai apabila berat badannya berlebih atau obesitas.

"Itu pastinya ada beberapa penyakit-penyakit yang mungkin memang bisa ada ya karena mungkin bisa gula, darah tinggi, kolesterol," kata Indra Bekti di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (4/12).

Pasalnya, Indra Bekti mengaku sempat mengidap penyakit diabetes ketika masih gemuk.

"Pas masih agak gemuk, aku pernah diabetes, darah tinggi, kolesterol. Alhamdulillah sekarang sudah mulai menghilang, berkurang satu per satu," beber pria 44 tahun itu.

Indra Bekti pun masih menargetkan untuk menurunkan berat badannya sekitar 10 kilogram lagi untuk mencapai ideal.

Adapun dia dan Dilla tidak melakukan diet secara sembarang, melainkan konsultasi kepada dokter terkait.

Risiko kegemukan tentunya jadi salah satu masalah kesehatan yang sering didengar.

Baca Juga: World Cup 2022, Pemerintah Qatar Ajak Anak Seluruh Dunia Cinta Sepak Bola Untuk Memerangi Obesitas

 

Gambaran Manusia Gemuk

Mengutip WHO, kegemukan dan obesitas didefinisikan sebagai akumulasi lemak abnormal atau berlebihan yang dapat mengganggu kesehatan.

Namun, kegemukan dan obesitas memiliki sedikit perbedaan.

Kegemukan mengacu pada kondisi pada BMI yang lebih atau sama dengan 25.

Sedangkan, obesitas adalah kondisi dengan BMI yang jauh lebih besar, yaitu lebih dari atau sama dengan 30.

BMI adalah indeks massa tubuh yang diukur dengan berat badan seseorang dalam kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badannya dalam meter.

Mengutip Kementerian Kesehatan, BMI normal orang Indonesia sekitar 18,5-25.

Inilah beberapa penyakit yang bisa menyerang tubuh saat kegemukan terjadi.

* Sleep apnea

Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang dialami seseorang di mana mereka tidak bernapas secara teratur saat tidur.

Sumbatan napas terjadi dalam jangka waktu yang singkat.

Baca Juga: Survei Menunjukkan Gaya Hidup Tidak Sehat Meningkat Selama Pandemi, Inilah Beberapa Perubahan Gaya Hidup yang Diperlukan

* Stroke

Bahaya lain dari obesitas ialah stroke.

Stroke merupakan kondisi di mana suplai darah ke otak tiba-tiba terputus karena penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak atau leher.

Stroke menyebabkan seseorang kesulitan berbicara dan menggerakkan bagian tubuhnya.

* Penyakit Jantung

Salah satu bahaya obesitas yang umum terjadi ialah penyakit jantung.

Istilah penyakit jantung digunakan untuk menggambarkan beberapa masalah jantung, seperti serangan jantung, gagal jantung, irama jantung yang abnormal dan lainnya.

* Batu Empedu

Seseorang yang memiliki kelebihan berat badan dan obesitas 3 kali lipat berisiko terkena penyakit kandung empedu, seperti batu empedu dan kolesistitis.

Batu empedu dapat terbentuk bila empedu mengandung terlalu banyak kolesterol.

* Penyakit Kanker

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh, Remaja Juga Bisa Terkena Hipertensi, Simak Penyebab dan Cara Mengatasinya Sebelum Terlambat!

Obesitas berisiko lebih tinggi mengakibatkan penyakit kanker.

Kanker terjadi ketika sel tubuh membelah tanpa berhenti dan menyebar ke jaringan di sekitarnya biasa terjadi pada semua jenis kanker.

Risiko terkena kanker usus besar dan kelenjar prostat pada pria juga tinggi.

Sementara perempuan berisiko menderita kanker rahim dan payudara.

* Penyakit Ginjal

Obesitas meningkatkan risiko diabetes dan tekanan darah tinggi, penyebab paling umum dari penyakit ginjal.

Penyakit ginjal berarti ginjal rusak dan tidak dapat menyaring darah seperti seharusnya.

Itulah beberapa risiko kesehatan yang terjadi saat kegemukan terjadi.(*)

Baca Juga: Mengenal Metode Diet 3000 Kalori Khusus Penambahan Berat Badan