Find Us On Social Media :

Ciri Seseorang Mengalami Kelelahan Akut, Alarm Berbunyi Kembali Tidur, Umumnya Wanita

Wanita paling banyak melakukan ini, alarm berbunyi, langsung dimatikan dan kembali tidur. Ciri kelelahan akut.

GridHEALTH.id - Tidur penting bagi manusia, kurang cukup tidur, yang terjadi justru merugikan dan membahayakan kesehatan. Bagaimana jika kebanyakan tidur?

Tentu tidak baik juga bagi kesehatan dan psikis. Jadi setiap manusia itu harus tidur cukup.

Cukupnya tidur seseorang, seperti dilansir dari upk.kemkes.go.id:* Usia 0-1 bulan: bayi yang usianya baru 2 bulan membutuhkan waktu tidur 14-18 jam sehari.* Usia 1-18 bulan: bayi membutuhkan waktu tidur 12-14 jam sehari termasuk tidur siang.

Baca Juga: 7 Gejala Baru Infeksi Covid-19 BN.1, Harus Diwaspadai Saat Nyeri Otot

* Usia 3-6 tahun: kebutuhan tidur yang sehat di usia anak menjelang masuk sekolah ini, mereka membutuhkan waktu untuk istirahat tidur 11-13 jam, termasuk tidur siang.* Usia 6-12 tahun: Anak usia sekolah ini memerlukan waktu tidur 10 jam.* Usia 12-18 tahun: menjelang remaja sampai remaja kebutuhan tidur yang sehat adalah 8-9 jam.* Usia 18-40 tahun: orang dewasa membutuhkan waktu tidur 7-8 jam setiap hari.

Namun pada kenyataannya ada orang yang sulit untuk bangun dari tidur, dan ini tentu menjadi masalah juga.

Baca Juga: Segini Biaya Operasi Usus Buntu, Apakah Dicover BPJS Kesehatan?

Mereka yang kembali tidur setelah alaram berbunyi, menurut studi ilmiah bisa menjadi penanda kondisi kelelahan kronis. 

Hal itu terungkap dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sleep.

Temuan studi juga mengungkap bahwa kaum hawa 50 persen lebih mungkin untuk tidur kembali dibandingkan pria.

Para peneliti dari University of Notre Dame di Amerika Serikat mengatakan kebiasaan menekan tombol alarm berbunyi adalah tanda kelelahan kronis.

Hasil itu didapat peneliti setelah mempelajari kondisi 450 orang peserta yang memiliki pekerjaan penuh waktu.

Baca Juga: Wajib Diwaspadai, 7 Komplikasi Serius Akibat Asam Urat Tinggi

Dalam penelitiannya peserta diminta mengisi survei harian dan kuesioner tentang informasi demografis dasar, serta kepribadian dan suasana hati.Untuk mendapat data yang akurat, peserta studi juga diminta memakai perangkat yang mengukur durasi tidur dan detak jantung di malam hari, serta menghitung jumlah langkah saat beraktivitas di siang hari.

Hasilnya, 57 persen peserta digolongkan sebagai orang yang kerap menekan tombol tunda alarm.

Pentingnya Bangun Pagi

Penelitian oleh Biss dan Hasher (2012) menunjukkan bahwa banyak orang lebih bahagia ketika dia bisa bangun pagi.Sementara itu, orang yang sering tidur larut malam dan jarang bangun pagi memiliki suasana hati yang lebih buruk setiap harinya.

Baca Juga: Wajib Diwaspadai, 7 Komplikasi Serius Akibat Asam Urat Tinggi

Adapun manfaat bangun pagi yang harus diketahui, supaya kita semangat dan terus berusaha bisa bangun pagi, adalah sebagai berikut:

1. Mereka yang bangun pagi tidak akan melewatkan sarapan

Tentu kita sadar, jika bangun kesiangan, sarapan akn terlewat karen harus segera berangkat sekolah ataupun kerja.Padahal sarapan sangat penting bagi tubuh karena bisa mendorong metabolisme tubuh, teman-teman.Sarapan juga bermanfaat untuk meningkakan ingatan dan konsentrasi, menurunkan risiko diabetes, hingga penyakit jantung.

2. Bangun pagi punya banyak waktu untuk olahraga

Olahraga pagi setiap hari penting bagi kita semua.

Baca Juga: Kaleidoskop Penyakit 2022, Cacar Monyet Sempat Bikin Kalang Kabut Indonesia

Olahraga di pagi hari bisa menurunkan riisko terkena penyakit jantung koroner.Tak hanya itu saja, olahraga di pagi hari juga bisa menurunkan tekanan darah, meningkatkan kualitas tidur, dan menurunkan berat badan.

3. Bangun pagi membuat kita mendapat banyak vitamin D

Jika selalu bangun pagi, tentu kita tidak akan kehilangan sinar matahari pagi yang menyegarkan dan membawa mamfaat kesehatan yang sangat kaya.Dilansir dari Kompas.com, manfaat vitamin D dari sinar matahari dapat bermanfaat untuk:- Menurunkan risiko terkena penyakit jantung.- Membantu tubuh mengatur suasana hati.

Baca Juga: Cara Mengobati Kaki Kapalan Berisi Air, Jangan Dibiarkan Infeksi

- Mendukung program diet.- Meningkatkan kesehatan tulang.- Meningkatkan kesehatan gigi.- Membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

4. Bangun pagi membuat tidur malam haru berkualitas

Orang yang terbiasa bangun lebih pagi cenderung akan mendapatkan tidur nyenyak di malam hari.Hal ini karena bangun di pagi hari akan membuat tubuh bisa mengatur ritme sirkadian yang menentukan jam alami tubuh selama 24 jam.Ketika tubuh terpapar sinar matahari, otak akan secara otomatis mengatur ritme sirkadian memproduksi melatonin 14 jam kemudian.Perlu diketahui, melatonin sendiri merupakan hormon pada tubuh yang berperan penting untuk mengatur waktu tidur.

5. Merek ayang bangun pagi lebih bahagia

Memiliki waktu yang panjang di pagi hari bisa menghindarkan dari rasa terburu-buru, sehingga segala aktivitas dapat dilakukan dengan baik.Saat merasa tenang dan nyaman melakukan sesuatu, hal ini tentu membuat kita tidak merasa terbebani dan merasa bahagia.(*)

Baca Juga: Anak Sering Menjulurkan Lidah Membuat Susunan Giginya Buruk, Ini 3 Kebiasaan Lainnya yang Harus Dihentikan