GridHEALTH.id - Masa depan seseorang hanya Allah swt yang tahu. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha, berdoa semaksimal mungkin.
Hal itulah yang dibuktikan oleh Angkie Yudistia.
Angkie ternyata tidak tuli dari lahir, ia diketahui harus kehilangan pendengarannya sejak usia 10 tahun.
Menurutnya, kondisi tersebut dialami lantaran tidak terlepas dari konsumsi obat-obatan antibiotik saat ia mengidap penyakit malaria.
“Awalnya aku enggak tahu (ada gangguan pendengaran), sampai lingkungan sekitar bilang sudah manggil-manggil, tetapi aku enggak dengar, enggak nengok,” cerita Angkie saat ditemui Kompas.com di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, 1 Maret 2017.
Baca Juga: Ciri Pria Impoten Kakinya di Malam Hari Suka Bergerak-gerak Tanpa Disadari Saat Duduk atau Rebahan
Melihat pengakuan tersebut, menurut American Speech-Language-Hearing Association, beberapa jenis obat memang bisa menyebabkan tuli.
Bahkan setidaknya ada 200 jenis obat bebas dan resep yang dapat menyebabkan hilangnya kemampuan mendengar dan salah satunya adalah antibiotik.
Baca Juga: Artis Tren Pamer Saldo Rekening, Tanda Narsistik? Ini Kata Dokter
Seperti kita ketahui, antibiotik merupakan obat resep yang digunakan untuk mengatasi gangguan kesehatan yang khusus disebabkan bakteri.
Jenis antibiotik yang sudah terbukti memiliki dampak seperti ini yaitu aminoglycoside, vancomycin, erythromycin, dan streptomycin.
Ada beberapa alasan kenapa antibiotik bisa menyebabkan ketulian di antaranya obat yang seharusnya diminum sampai habis, justru tidak dilakukan.Ada juga yang harusnya sudah berhenti minum obat antibiotik, tapi tetap minum obat tersebut tanpa sepengetahuan dokter.
Source | : | GridHealth.ID |
Penulis | : | Gazali Solahuddin |
Editor | : | Gazali Solahuddin |
Komentar