Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada kemungkinan yang paling serinng membuat seseorang terkontaminasi leptospirosis.
Yakni, orang itu minum atau kontak dengan air atau tanah yang telah terkontaminasi urine atau cairan tubuh binatang yang terinfeksi leptospirosis.
Kontak ini bisa terjadi saat berenang, berjalan, atau sekadar bermain di air kotor saat hujan dan banjir.
Baca Juga: Banjir Januari 2020, Jumlah Korban Jiwa Capai 43 Orang, Salah Satunya Karena Hipotermia
Oleh karena itu, saat musim banjir ini sebisa mungkin hindari kontak dengan air banjir atau hewan liar seperti tikus yang diketahui sebagai pemicu.
Namun jika kita atau anak mengalami gejala demam banjir seperti disebutkan diatas sebaiknya segera periksakan ke dokter terkait agar mendapatkan penanganan yang tepat.(*)
#berantasstunting
Source | : | WebMD,CDC,Gridhealth.id |
Penulis | : | Anjar Saputra |
Editor | : | Gazali Solahuddin |
Komentar