Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menjelaskan bahwa 3M harus diimbangi dengan 3T.
Menurutnya, kepatuhan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan ( 3M) harus didukung dengan pelacakan (tracing), pemeriksaan (testing) dan perawatan (treatment) Covid-19 yang memadai.
Baca Juga: Coba Makan Pisang Setelah Selesai Berolahraga dan Rasakan 2 Manfaat Luar Biasa Ini
"Pelaksanaan disiplin 3M oleh masyarakat efektif apabila situasi penanganan Covid-19 juga terkendali dengan baik," ujar Dicky.
"Soal disiplin pengendalian Covid-19 tentu pemerintah, masyarakat dan semua komponen punya peran penting. Yang paling mendasar adalah strategi 3T minimal harus dijalankan," lanjutnya.
Dicky mengungkapkan, yang dimaksud minimal adalah mengacu kepada standar minimal kapasitas pemeriksaan yang ditetapkan badan kesehatan dunia (WHO).
Standar yang dimaksud adalah sebesar satu tes per 1.000 orang per pekan.
Juga, lanjut Dicky, pemeriksaan Covid-19 harus sesuai ekskalasi setiap wilayah.
Sehingga, nantinya bisa menurunkan case positivity rate sampai di bawah angka 10 persen.
Penulis | : | Gazali Solahuddin |
Editor | : | Gazali Solahuddin |
Komentar