Find Us On Social Media :

Konsumsi Vitamin yang Tepat, Asam Laktat Penyebab Pegal dan Linu Dapat Diubah jadi Energi

Multivitamin berbeda dengan obat

GridHEALTH.id - Seusai melakukan aktivitas harian yang padat atau olahraga yang terlalu berat, tubuh cenderung melakukan penumpukan asam laktat pada otot.

Baca Juga: Ada Rasa Pegal di Jari? Lakukan Pijat Ringan Dengan Cari Ini

Asam laktat merupakan hasil metabolisme karbohidrat tanpa menggunakan oksigen (metabolisme anaerob). Proses produksinya terjadi di dalam sel otot saat suplai oksigen tidak mencukupi untuk menunjang produksi energi.

Sementara energi sangat dibutuhkan otot untuk berkontraksi bahkan dalam jumlah tidak sedikit. Adapun energi dihasilkan dari pemecahan cadangan gula yang terdapat di dalam otot (glikogen).

"Dalam kondisi kekurangan oksigen, yang dihasilkan otot saat pemecahan gula justru bukan energi melainkan asam laktat. Inilah yang kemudian menyebabkan munculnya rasa pegal," ungkap dr. Reza Pahlevi seperti dikutip dari klikdokter.com.

Secara tradisional, merendam kaki di dalam air hangat dapat membantu mengurangi rasa pegal karena memperlancar aliran darah.

Aliran darah yang lancar akan membuat asam laktat yang menumpuk di otot kaki mudah larut dalam darah dan dibuang oleh tubuh.

Baca Juga: Studi: Puasa Untuk Kesehatan 3 Hari Memperbarui Sistem Kekebalan Tubuh

"Itu sebabnya rasa pegal dapat berkurang dengan merendam kaki dalam air hangat. Namun perlu diperhatikan, suhu air tidak boleh lebih dari 70 derajat untuk mencegah terjadi luka bakar," imbuhnya.

Di lain sisi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa metode urut juga dipercaya dapat menjadi alternatif untuk mengurangi pegal-pegal. Bahkan dari sebuah penelitian, sebanyak 48% sampel mengakui bahwa dengan diurut pegal-pegal menjadi berkurang.

Baca Juga: Aturan Main Olahraga Bagi Penderita Sakit Jantung, Hitung Denyut Nadi

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong, pegal yang tidak diatasi dengan baik dan terus menerus dibiarkan bisa menyebabkan plantar.

Umunnya karena aktivitas yang terlalu berat seperti berjalan kaki atau berdiri dalam waktu lama, menggunakan sepatu dengan ukuran tidak tepat, atau sepatu hak tinggi.

"Plantar fascia adalah kondisi di mana seseorang mengalami iritasi hingga peradangan. Gejalanya antara lain pegal di telapak kaki, rasa nyeri tajam di daerah tumit, hingga tumit terasa kaku dan sulit digerakkan," paparnya.

Dr Sepriani menganjurkan, sebelum tidur perlu mengonsumsi multivitamin untuk pegal yang mengandung kalium dan magnesium aspartat.

Zat-zat tersebut mampu menguraikan asam laktat (penyebab pegal-pegal dan otot kaku) yang menumpuk di otot serta mengubahnya jadi energi.

Cari multivitamin yang mengandung vitamin  B1, B6, B12, vitamin E, serta mineral, kalium, dan magnesium yang dapat membantu memelihara kesehatan untuk menjaga kondisi tubuh.

Baca Juga: 7 Mitos Tentang Gagal Jantung Ini Sebaiknya Jangan Dipercaya

Aneka vitamin tersebut juga dapat membantu mengatasi rasa lelah, pegal, dan kram kesemutan. Sedangkan kalium dan magnesium aspartat dapat membantu memelihara kesehatan untuk mengurai asam laktat (penyebab pegal-pegal dan otot kaku) yang menumpuk di otot untuk diubah menjadi energi. (*)