Find Us On Social Media :

Hati-hati, Kurang Air Minum Bisa Sebabkan Penyakit Ginjal Kronis

Kurang minum air putih disebut-sebut sebagai salah satu penyebab yang paling umum gagal ginjal.

GridHEALTH.id - Lebih dari 850 juta orang di dunia mengidap penyakit ginjal kronis, demikian data International Society of Nephrology (ISN) pada 2019.

Jumlah ini ternyata dua kali lipat dari jumlah pengidap diabetes (422 juta) dan 20 kali lebih banyak dari prevalensi kanker (42 juta) di dunia.

 Di Indonesia sendiri, menurut data Riskesdas 2018, prevalensi penyakit ginjal kronis di Indonesia mencapai angka 3,8 permil.

Angka tersebut meningkat dari 2,0 permil di tahun 2013 yang berarti ada 3.800 orang yang mengidap penyakit ginjal kronis dari satu juta orang.

Hal ini, membuat banyak pihak melihat lebih dalam mengenai penyebab mengapa seseorang bisa mengidap penyakit ginjal.

Kurang minum air disebut-sebut sebagai salah satu penyebab yang paling umum. Ketika terjadi dehidrasi berulang (kronis) karena kurang konsumsi air putih, seseorang bisa mengalami penyakit ginjal kronis.

Baca Juga: Hiperkalemia, Kandungan Kalium Tinggi Bisa Sebabkan Gangguan Jantung

Baca Juga: Perut Kembung Akibat Banyak Gas Atasi Dengan Ramuan Jahe dan Kunyit

Itu sebabnya, masyarakat perlu tahu pentingnya minum air yang cukup dalam kehidupan sehari-hari, karena masalah-masalah kesehatan bisa datang dengan kurang minum air.

Tetapi perlu diketahui, kebutuhan konsumsi air berbeda-beda antara satu individu dengan lainnya bergantung pada beberapa faktor seperti usia, aktivitas fisik, sedang hamil atau menyusui, lingkungan (suhu, kelembaban), dan kondisi kesehatan (misalnya gangguan fungsi ginjal, infeksi saluran kemih, dan penyakit jantung).

 

Pada orang dewasa dengan aktivitas normal, standarnya setara 8-10 gelas. Sedangkan pada anak-anak, kurang lebih minimal 6 gelas air.

Untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, harus minum air teratur, mulai dari bangun tidur, hingga sebelum dan sesudah aktivitas. Dengan demikian, kesehatan akan lebih terjaga.

Perbanyak minum air putih, bukan minuman berwarna. Selain mengandung gula, minuman berwarna juga biasanya ditambah dengan soda yang berpotensi menambah beban ginjal.

Untuk mengetahui apakah apa yang kita minum cukup air putih, lihat urine atau air kencing kita.

Baca Juga: Positif Terinfeksi Virus Corona, Ini Cara Terbaik Mengobati di Rumah

Baca Juga: Susu Almond Pengganti Susu Sapi, Bisa Menurunkan Risiko Sakit Jantung

Kalau air kencing tidak jernih, berarti beban gagal ginjal besar. Netralkan dengan banyak minum air putih agar seimbang.(*)