Find Us On Social Media :

Tips Mengobati Luka Diabetes, Segera Tangani Sekecil Apapun Luka

Segera konsultasi dengan dokter cara merawat luka pada penyandang diabetes.

GridHEALTH.id - Diabetes yang tidak terkontrol adalah salah satu alasan yang menempatkan kita pada risiko kaki diabetik atau borok.

Namun, ada berbagai faktor seperti neuropati sensorik perifer, cedera ringan pada kaki, perawatan luka yang tidak higienis, atau perlindungan kaki yang buruk.

Karenanya pencegahan ulkus kaki sangat penting, terutama pada penyandang diabetes dengan neuropati, penyakit pembuluh darah perifer, atau kelainan struktural kaki.

Tidak seperti cedera atau memar pada individu non-diabetes, pengelolaan masalah kaki diabetik biasanya memerlukan intervensi dan perawatan ahli.

Sejauh menyangkut luka pada penyandang diabetes, kita perlu mengikuti saran pencegahan dan pengobatan dan menghindari pengobatan sendiri atau mencoba pengobatan alami untuk mengobati kondisi tersebut.

Baca Juga: Luka Diabetes, Ini Pentingnya Pemeriksaan Kaki Setiap Hari

Baca Juga: Pancuran Air di Kamar Mandi Bisa Sebabkan Penyakit Infeksi Paru, Studi

Berikut adalah langkah demi langkah tentang pengobatan ulkus kaki diabetik dari Dr Udaya Kumar Maiya, Direktur Medis, Portea Medical Center di Mumbai, India.

Langkah 1: Membersihkan luka

Ini termasuk menghilangkan debu, kotoran, benda asing dan jaringan yang terinfeksi atau mati, termasuk nanah, diikuti dengan pembalut luka, untuk mempercepat penyembuhan luka.

Proses ini dikenal sebagai debridement dan juga membantu penyembuhan jaringan di sekitarnya.

Proses ini harus diulang sekali dalam dua sampai tiga hari sampai penyembuhan memadai.

Pembalut luka diperlukan karena menyerap sekresi luka dan melindungi luka dari infeksi. Kita bisa menggunakan pembalut kasa sederhana.

Langkah 2: Menurunkan tekanan pada luka

Untuk mempercepat penyembuhan, mengurangi tekanan pada luka sangat penting. Kita dapat melakukan ini dengan berjalan dengan kruk, menggunakan kursi roda atau menggunakan alas kaki yang dirancang khusus.

Ini membantu dalam mengurangi berat badan yang ditanggung oleh kaki yang terkena.

Namun, dalam beberapa kasus, kita mungkin memerlukan gips untuk diterapkan di atas anggota badan untuk hasil yang efektif.

Baca Juga: 9 Pengobatan Rumahan yang Mudah Didapat Untuk Mengelola Demensia

Baca Juga: Peraturan PPKM Darurat Jawa-Bali, Penumpang Angkutan Umum Jarak Jauh Wajib Tunjukkan Kartu Vaksinasi

Langkah 3: Minum obat tepat waktu

Biasanya, antibiotik spektrum luas direkomendasikan untuk mengobati cedera kaki dan menurunkan jumlah bakteri.

Orang dengan luka parah memerlukan rawat inap dan penggunaan antibiotik intravena untuk mengobati kondisi tersebut.

Baca Juga: 5 Cara Atasi Insomnia, Gangguan Tidur yang Menurunkan Kualitas Hidup

Baca Juga: Vaksinasi Influenza Menyelamatkan di Masa Pandemi, Sebabnya Serangan Flu Sekaligus Covid-19 Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

Juga, penggunaan obat anti-inflamasi untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri bersama dengan obat antidiabetes dianjurkan untuk mengontrol diabetes dan mempercepat penyembuhan luka. (*)

#berantasstunting #hadapicorona #bijakGGL