2. Gugup
3. Kebingungan
4. Agitasi yakni perasaan gelisah, jengkel, hingga marah
5. kesulitan mengambil keputusan
6. Perubahan suasana hati, gangguan tidur, atau masalah pola makan
Kadar kolesterol yang di bawah normal, kemungkinan besar berhubungan dengan pola makan atau kondisi medis tertentu.
Untuk mengatasi masalah ini, hal terpenting yang diperlukan adalah memahami bahwa konsumsi makanan tinggi kolesterol bukan solusi.
Dengan mengambil sampel darah dan evaluasi kondisi mental, rekomendasi pola makan serta gaya hidup yang tepat akan membantu mengatasi masalah ini.
Jika kadar kolesterol mempengaruhi kesehatan mental atau sebaliknya, psikiater mungkin akan meresepkan obat antidepresan.
Sangat mungkin juga jika obat statin, yang digunakan untuk menurunkan kolesterol, membuat kadarnya terlalu rendah.
Bila hal tersebut yang jadi pemicunya, dosis dari obat yang diresepkan perlu disesuaikan ulang. (*)
Baca Juga: Manfaat Air Asam Jawa untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Bantu Menurunkan Kolesterol
Penulis | : | Nurul Faradila |
Editor | : | Poetri Hanzani |
Komentar