Find Us On Social Media :

Selain Jarang Olahraga, 4 Alasan Ini Bisa Menyebabkan Berat Badan Naik

4 alasan yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

GridHEALTH.id – Kenaikan berat badan biasanya disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat atau jarang olahraga.

Jika seseorang mulai mengonsumsi lebih banyak kalori daripada biasanya atau jarang olahraga, tak heran lagi jika angka berat badan semakin naik.

Baca Juga: Awas Jangan Makan Sambil Minum Apalagi Perempuan, Berat Badan Naik dan Menciptakan Racun Dalam Tubuh

Bagi seseorang yang sedang menurunkan berat badan, biasanya akan menjaga pola makan atau mengurangi porsi makanannya.

Lalu, bagaimana jika sudah mengurangi porsi makanan atau menjaga pola makan tapi berat badan masih naik?

Baca Juga: Lolos Seleksi Penilaian Keluarga, Seperti Inilah Sosok Calon Istri Sule yang Membuatnya Semakin Sehat

Selain jarang olahraga, kenaikan berat badan yang tidak direncanakan bisa disebabkan oleh suatu kondisi kesehatan atau mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Melansir dari WebMD, berikut ini 4 alasan yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

1. Stres

Ketika masalah hidup semakin banyak, tubuh kita beralih ke mode bertahan hidup. Kortisol (hormon stres) dikeluarkan dan menyebabkan peningkatan nafsu makan.

Akibatnya, seseorang memakan makanan berkalori tinggi sebagai pelampiasan saat stes. Hal ini tentunya bisa menyebabkan berat badan bertambah.

Baca Juga: 4 Makanan Ini Wajib Disingkirkan Bila Asam Urat Tak Kunjung Sembuh

2. Obat antidepresan

Efek samping yang tidak menguntungkan dari beberapa antidepresan adalah penambahan berat badan.

Jika obat antidepresan yang digunakan menyebabkan kenaikan berat badan, bicaralah pada dokter untuk membuat perubahan pengobatan tapi jangan pernah berhenti atau ganti obat sendiri.

Baca Juga: Ariel Winter Akui Sudah Lama Konsumsi Obat Antidepresan, Efeknya Berat Badan Naik!

Akan tetapi, belum tentu kenaikan berat badan sudah pasti disebabkan oleh obat antidepresan.

Beberapa orang mengalami kenaikan berat badan setelah memulai pengobatan karena mereka merasa lebih baik sehingga nafsu makan meningkat. Juga, depresi itu sendiri dapat menyebabkan perubahan berat badan.

3. Hipotiroidisme

Jika tiroid (kelenjar berbentuk kupu-kupu di depan leher) tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup, seseorang mungkin merasa lelah, lemah, kedinginan, hingga bertambah berat badan.

Tanpa hormon tiroid yang cukup, metabolisme melambat sehingga memungkinkan kenaikan berat badan.

Baca Juga: Resep Kuno Minum Air Rendaman Nanas yang Masih Berlaku Sampai Sekarang, Bantu Turunkan Berat Badan dan Cegah Kanker

Mengobati hipotiroidisme dengan obat-obatan dapat mengembalikan berat badan menjadi normal.

4. Berhenti merokok

Berhenti merokok adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan demi menjaga kesehatan.

Baca Juga: Disebut Berbahaya, Minum Saat Makan Justru Menyehatkan Tubuh, Ini 3 Manfaatnya

Ketika seseorang berhenti merokok, berat badan mungkin bertambah, tetapi biasanya tidak terlalu signifikan. Rata-rata, orang yang berhenti merokok bertambah tidak sampai 5 kg.

Nah, itulah 4 alasan yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan, sebaiknya konsultasikan pada dokter atau ahli gizi untuk membantu menjaga berat badan. (*)