Find Us On Social Media :

2 Hal Berbahaya Ini Terjadi Pada Tubuh Bila Olahraga Berlebihan

Olahraga berlebihan dapat mengakibatkan cedera, ginjal bermasalahan, tidur terganggu, hingga jantung berdetak kencang meski tidak berolahraga.

2. Munculnya kerusakan pada ginjal

Olahraga berlebihan tidak hanya memengaruhi otot, tetapi juga dapat mempengaruhi ginjal.  

Baca Juga: Diabetes Retinopati Bisa Sebabkan Kebutaan, Ini Penjelasannya

 

"Rhabdomyolysis adalah kondisi yang sedikit diketahui dan jarang dibahas di mana pasokan energi dalam tubuh habis dan kemudian, melalui serangkaian proses seluler kerusakan otot terjadi dan menyebabkan potensi kerusakan ginjal," kata Phillip J. Adler, dan manajer  Program Kesehatan Ortopedi & Kedokteran Olahraga Spectrum, seperti dikutip dari viva.co.id

Olahraga berlebihan dapat merusak otot ke titik yang merugikan dan kalau kita membiarkannya, maka berpotensi meningkatkan kadar creatine kinase atau CK (Enzim terdapat pada jaringan tubuh seperti otot rangka, serta organ jantung dan otak)  dalam darah.

Kondisi kreatinin tinggi dapat menyebabkan masalah ginjal. Jadi, jika kita sering berolahraga berlebihan dan mendorong tubuh melampaui batas yang dapat dipulihkan, kita berisiko rhabdomyolysis," imbuh Adler. 

The Center for Diabetes and Endocrine Care (CDEC) memberikan tanda-tanda rhabdomyolysis,  antara lain urine yang gelap, nyeri otot, kelemahan, kekakuan, atau kram.  Kondisinya sering mirip dengan serangan jantung karena gejalanya yang serupa.

Adler mencontohkan, CrossFit dan latihan intensitas tinggi serupa sebagai contoh latihan olahraga berlebihan yang dapat membuat kita rentan terhadap rhabdomyolysis.  

Baca Juga: Tidur Nyenyak Tanpa Perlu Obat, 6 Cara Ini Dapat Mengatasi Insomnia!

Aktivitas itu mungkin tidak berbahaya, tetapi disaat tubuh tidak diberi waktu untuk beristirahat dan diberi waktu untuk pulih dari lelah, ini tentu akan membahayakan. (*)