Find Us On Social Media :

Hydroxychloroquine Digunakan untuk Mengobati Pasien Covid-19, Apa Efek Sampingnya?

Obat Hydroxychloroquine

GridHEALTH.id - Obat Hydroxychloroquine digunakan untuk pengobatan pasien Covid-19. Namun tidak semua pasien Covid-19 diobati dengan obat ini.

Direktur Registrasi Obat (BPOM) Dr.dr. Rizka Andalucia,  M. Pharm., Apt. mengatakan, obat keras ini hanya dapat dibeli dengan resep dokter dan digunakan sesuai petunjuk dokter. 

“Hydroxycloroquine ini diberikan oleh BPOM izin penggunaan dalam kondisi emerjensi  atau yang kita kenal dengan nama emergency use authorization,” ujar Dokter Rizka saat berdialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Senin (29/6/2020).

Baca Juga: Donald Trump Gunakan Hydroxychloroquine untuk Obati Virus Corona, Jubir Presiden hingga IDI Malah Larang Pemakaiannya: 'Ini Obat Keras'

Lebih lanjut, Dokter Rizka menjelaskan syarat dan kondisi penggunaan dan kondisi darurat, digunakannya obat Hydroxychloroquine, yakni:

Pertama, obat tersebut harus dilakukan dengan pengujian uji klinik yang selanjutnya dilakukan pemantauan terhadap keamanan dari obat tersebut.

Baca Juga: Studi : Hydroxychloroquine Tidak Bermanfaat Bagi Pasien Covid-19

Kedua, obat tersebut hanya dapat digunakan selama masa pandemi.

Ketiga, dilakukannya peninjauan ulang setiap kali terdapat data terbaru terkait efektivitas atau khasiat dan keamanan dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap obat tersebut.

Tak hanya itu, Dokter Rizka juga menyampaikan hasil studi dari Universitas Oxford di Inggris yang menyebutnya sebagai recovery trial. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kebermanfaatan dari Hydroxychloroquine.

Berdasarkan studi tersebut, saat ini emergency use authorization untuk hydroxycloroquine telah diberhentikan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) dan Badan POM AS (FDA).

Baca Juga: WHO Surati Indonesia, 'Jangan Pakai Lagi Chloroquine dan Hydroxychloroquine Untuk Obati Pasien Covid-19'

“Hasilnya memang menunjukkan tidak bermakna dibandingkan dengan yang tidak diberikan hydroxycloroquine. Tetapi kondisi dan pasiennya berbeda. Oleh karena itu, untuk sementara waktu kami masih memberlakukan emergency use authorization,” terang Dokter Rizka. 

Dikutip dari Drugs.com, Hydroxychloroquine adalah obat quinoline yang digunakan untuk mengobati atau mencegah malaria, penyakit yang disebabkan oleh parasit yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk.

Baca Juga: 3 Obat Anti Virus yang Beritanya Manjur Untuk Covid-19 Diuji RSUP M Djamil Padang, Efek Sampingnya Berbahaya

Meski begitu, obat ini tidak efektif dalam melawan semua jenis malaria atau terhadap malaria di daerah di mana infeksi telah resisten terhadap obat serupa yang disebut Chloroquine.

Hydroxychloroquine juga digunakan untuk mengobati gejala rheumatoid arthritis dan discoid atau systemic lupus erythematosus.

Baca Juga: Mantan Menkominfo Rudiantara Bocorkan Obat Corona Keluar Agustus, Tak Perlu Resep Dokter

Saat ini, Hydroxychloroquine sedang digunakan untuk mencoba dan menghentikan penyebaran virus corona di dalam tubuh.

Dikarenakan obat ini adalah jenis obat keras, maka masyarakat umum dilarang membeli Hydroxychloroquine dari apotek maupun menggunakan obat tanpa resep dari dokter.

Baca Juga: Jangan Keliru, Dexamethasone Bukan Penangkal Corona Tetapi Mengobati Pasien Covid-19 dengan Kondisi Kritis

Umumnya, terdapat efek samping penggunaan obat Hydroxychloroquine di antaranya, yaitu sakit kepala, pusing; mual, muntah, sakit perut; kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan; merasa gugup atau mudah tersinggung; ruam kulit atau gatal-gatal; atau rambut rontok.

Tak hanya itu, mengonsumsi obat Hydroxychloroquine jangka panjang atau pada dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada retina mata.

Oleh karenanya, hentikan minum obat Hydroxychloroquine dan beri tahu dokter jika memiliki:

Baca Juga: Obat Covid-19 Made in Indonesia Sudah Beredar di Pasaran, Telah Lulus Uji Klinis

- Penglihatan kabur, sulit fokus, sulit membaca

- Penglihatan menyimpang, bintik-bintik buta

- Perubahan visi warna

- Penglihatan kabur atau berawan

Baca Juga: Penting Diketahui, Berikut Manfaat dan Efek Samping Terapi Plasma Konvalesen

- Melihat kilatan cahaya atau goresan, melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu

- Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya.(*)

 #berantasstunting #hadapicorona