Find Us On Social Media :

Bayi Tidur Tak Berkualitas , Timbulkan Gangguan Mental di Saat Remaja

Bayi tidur harus nyenyak dan nyaman karena masalah tidur yang tidak tertangani di masa ini akan menimbulkan gangguan mental di masa remaja.

GridHEALTH.id - Tidur memiliki peranan penting dalam tumbuh-kembang bayi, karena pada saat tidur terjadi proses perbaikan sel otak dan pengeluaran hormon pertumbuhan. Oleh karena itu, kualitas dari tidur bayi harus dijaga.  

Bayi tidur susah otomatis akan terganggu pertumbuhan tinggi badannya. Selain itu, gangguan tidur pada anak juga dapat mempengaruhi sistem imunitas, perkembangan fungsi hormon, metabolisme tubuh, sistem jantung dan pembuluh darah, serta proses belajar dan daya ingat. Kualitas tidur anak berpengaruh terhadap memori dan daya tangkap anak saat belajar. 

Pola tidur bayi berbeda sesuai umur sang bayi. Contohnya, total waktu tidur yang dibutuhkan oleh bayi usia 0-3 bulan mencapai 16-20 jam dalam sehari.

Untuk anak yang berumur 2-12 bulan, waktu tidur yang diperlukan sekitar 14-15 jam/hari. Anak dengan umur 1-3 tahun memerlukan waktu tidur sekitar 12-14 jam/hari. Dan untuk anak dengan usia 3-5 tahun waktu tidur yang diperlukan sekitar 11-13 jam.

Kualitas tidur dapat diperoleh dengan memperhatikan cara tidur, lingkungan tidur, serta kenyamanan dan pola tidurnya.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa masalah bayi tidur ini ternyata tidak dapat dianggap sepele. Masalah tidur yang tidak tertangani pada bayi dan balita bisa menyebabkan masalah kesehatan mental di saat remaja. 

Baca Juga: Studi: Bayi Tidur Bersama Orangtua Hingga 1 Tahun Lebih Sehat dan Cerdas

Baca Juga: Lemah Menghadapi Gorengan? Gunakan Minyak Paling Sehat Ini Untuk Menggoreng

Dilansir dari Medical Xpress, peneliti dari University of Birmingham's School of Psychology mempelajari data kuisioner dari anak-anak yang terlahir dari tahun 90-an. Penelitian terhadap 14.000 ini dimulai sejak 30 tahun yang lalu.