Find Us On Social Media :

Walau Dinilai Menambah Cita Rasa, Membakar Makanan dengan Arang Berbahaya Bagi Kesehatan

Di Indonesia, ada tiga jenis arang untuk membakar makanan, yakni arang batok kelapa, arang kayu, dan briket.

GridHEALTH.id - Momen Idul Adha tak jarang dilewati dengan acara bakar-bakar daging hasil pembagian penyembelihan hewan kurban.

Umumnya, masyarakat Indonesia mengolah daging kurban terutama daging kambing menjadi sate. Hal ini banyak dilakukan mengingat sate merupakan salah satu hidangan yang favorit masyarakat Indonesia.

Bahkan, jika dibandingkan dengan hidangan berbahan dasar daging lainnya seperti gulai, bahan bumbu hingga cara mengolah sate dinilai lebih mudah.

Baca Juga: Mayoritas Daging Kurban Diolah Jadi Sate, Mengapa Orang Indonesia Gemar Makan Sate dan Bagaimana Kandungan Gizinya?

Sebab, pengolahan sate tidak membutuhkan santan atau beraneka rempah lainnya.

Meski begitu, ada hal yang perlu diperhatikan agar sukses mengolah daging kambing menjadi sate yang nikmat, yakni arang untuk membakar sate.

Walaupun arang tidak menjadi komponen dalam meracik bumbu sate, namun arang rupanya ikut berperan dalam cita rasa sate.

Baca Juga: Makan Daging yang Dibakar Dapat Memicu Kanker, Mitos atau Fakta?

Meski begitu, sebuah penelitian telah mengungkap orang yang menggunakan bahan bakar padat untuk memasak mungkin memiliki risiko 12% lebih tinggi meninggal karena serangan jantung, gagal jantung atau stroke.