GridHEALTH.id – Pernah mengalami sendiri atau melihat orang tiba-tiba jatuh pingsan, tanpa gejala apa pun sebelumnya. Lalu, ketika mengecek tekanan darah, ternyata di bawah batas normal.
Tekanan darah rendah atau disebut hipotensi. Kondisi demikian kerap tidak menimbulkan gejala khusus.
Untuk diketahui, tekanan darah rendah adalah kondisi saat hasil pengecekan tensi kurang dari 90/60 mmHg, seperti dilansir NHS.
Namun, si penderita bisa merasakan juga ciri-ciri seperti tidak enak badan, pandangan kabur, lemah dan bingung.
Apabila kondisi tekanan darah terlalu rendah, penderita bisa mengalami pingsan. Tekanan darah rendah bisa disebabkan banyak kondisi sampai penyakit tertentu.
Berikut beberapa penyebab tekanan darah rendah, seperti dilansir dari Tribun News;
1. Perubahan posisi secara tiba-tiba
Melansir Mayo Clinic, salah satu jenis tekanan darah tinggi adalah ortostatik atau postural. Kondisi ini membuat tekanan darah menurun saat seseorang tiba-tiba beranjak dari tempat duduk atau bangun dari tempat tidur.
Baca Juga: Jangan Sepelekan Tekanan Darah Rendah, Bisa Mengancam Jiwa, Ini Penyebabnya
Baca Juga: Memilih Kontrasepsi yang Tepat di Saat Masih Pandemi Virus Corona
Ketika berdiri dari posisi duduk, jongkok, atau berbaring, secara alami gravitasi akan mendorong darah berkumpul di bagian kaki.
Normalnya, tubuh akan mengimbanginya dengan meningkatan detak jantung dan menyempitkan pembuluh darah agar darah kembali ke otak dan tubuh tidak limbung.
Tapi, penyakit hipotensi ortostatik membuat mekanisme ini tidak berjalan. Dampaknya, darah tak kunjung kembali ke otak dan memicu gejala darah rendah.
2. Kehamilan
Melansir American Heart Association, penyebab tekanan darah rendah lainnya yakni kehamilan. Ibu hamil biasanya mengalami penurunan tekanan darah rendah selama 24 minggu pertama kehamilan.